Teknik Informatika Unsulbar Gelar Seminar dan Workshop Alat Cuci Tangan Otomatis

Gambar: Suasana seminar dan workshop alat cuci tangan otomatis teknik informatika Unsulbar

Jurnalis : Nurliani
Editor : Masdin

Unsulbar News, Majene. Mahasiswa Teknik Informatika Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) gelar Seminar dan Workshop Alat Cuci Tangan Otomatis di Tasha Center pada Minggu (15/11/2020) sore.

Kegiatan yang dihadiri wakil dekan fakultas teknik, Sugiarto Cokrowibowo, S.SI, MT, serta perwakilan mahasiswa dari setiap fakultas ini dibuka dengan pemaparan materi pengaplikasian mikrokontroler di berbagai bidang oleh dosen Informatika Unsulbar, Muh. Fuad Mansyur, M. Kom. Kemudian dilanjutkan dengan pengujian alat cuci tangan otomatis karya mahasiswa teknik informatika.

Dalam pemaparan, salah satu penggagas alat cuci tangan otomatis Abdillah Resky Amiruddin mengatakan ide pembuatan bermula dari alat cuci tangan manual yang kurang optimal apalagi di masa pandemi Covid-19. Sehingga dangkan alat yang diciptakan diharap lebih mudah hanya dengan mendekatkan tangan ke arah sensor kemudian secara otomatis akan mengalirkan air dari kran begitupun dengan sabun.

alat cuci tangan otomatis akan dibagikan ke masing-masing fakultas di Unsulbar

Terkait pendanaan, Abdi kerap ia disapa mengaku mengajukan proposal ke kampus dan mendapat respon baik oleh Rektor. “Sebagai support dari kampus. Alhamdulillah, Pak Rektor sangat merespon baik,” kata mahasiswa yang menjabat sebagai ketua Himapsi (Himpunan Mahasiswa Program Studi Informatika) itu.

Sebagai dosen, Fuad sangat menghargai apa yang dilakukan para mahasiswa, meski alat serupa mungkin sudah ada di luar sana. “Saya sangat menghargai usaha dari mahasiswa saya, di tengah pandemi seperti ini, mereka berani berinisiatif untuk membuat alat cuci tangan ini mulai dari nol. Kami hanya memberi saran dan sedikit membantu, selebihnya mereka semua yang mengerjakan,” ujarnya saat diwawancarai Unsulbar News.

Turut Hadir dalam seminar dan workshop, wakil dekan FKIP Sitti Sapiah S.S., M.Hum saat diminta tanggapan terkait kreativitas mahasiswa mengaku sangat bangga dengan inovasi ini.

“Saya sangat bangga melihat karya yang dihasilkan mahasiswa teknik informatika dimana di tengah pandemi ini di situasi yang sangat terbatas tapi tidak membatasi pemikiran mereka untuk menghasilkan sebuah karya,” ujarnya

Perwakilan fakultas pertanian dan kehutanan Siska Damayanti dalam kesempatan yang sama mengaku alat otomatis dimasa sekarang ini perlu untuk menunjang produktifitas dan efisiensi waktu dan tenaga.
“Alat ini sangat membantu karena manusia sekarang maunya yang serba otomatis, nah dengan adanya alat ini maka kita tidak perlu lagi berlama – lama antri,” pungkas mahasiswa jurusan agribisnis tersebut. Ia juga berharap agar alatnya bisa dibuat lebih banyak lagi untuk disetiap ruangan mengingat sebentar lagi perkuliahan akan dilakukan secara tatap muka di kampus.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RSS
Follow by Email
YouTube
YouTube
WhatsApp
Tiktok