
Jurnalis: M. Masdi
Unsulbar News, Majene – Dosen Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) melalui Program Kemitraan Masyarakat Stimulus (PKMS), berikan materi penyuluhan teknologi pengolahan limbah unggas menjadi produk yang bernilai jual ke Kelompok Wanita Tani (KWT).
Dilaksanakan di Desa Katumbangan, Kecamatan Kampalagian, Kabupaten Polewali Mandar, penyuluhan dilakupan pada Sabtu, 13 Mei 2023 lalu. Dihadiri Kepala Desa Katumbangan dan anggota KWT Lestari.
Rut Dameria Haloho SPt Msi, selaku pemateri mengungkapkan tujuan dari kegiatan tersebut selain mensosialisasikan bahwa limbah ternak dapat menjadi bahan konsumsi bernilai gizi tinggi, juga dapat meningkatkan pendapatan keluarga.
“Mengolah limbah unggas yaitu ceker dan usus menjadi keripik ceker dan usus yang dapat dikomsumsi, serta mempunyai nilai nutrisi dan value added. Serta pengemasan dan pemasaran produk ceker dan usus yang diberi nama Marasa untuk meningkatkan pendapatan keluarga,” ungkapnya saat dikonfirmasi Unsulbar News, Rabu (19/7/2023).
Secara terpisah, Ketua KWT Lestari, Rasna menyampaikan bahwa penyuluhan ini sangat bermanfaat bagi anggotanya yang merupakan ibu rumah tangga.
“Dari kegiatan ini kami dari sudah mengetahui bahwa limbah ayam seperti usus dan ceker tidak selamanya harus dibuang, tapi mempunyai nilai jual jika dimanfaatkan dengan baik dan benar,” tuturnya.
Mewakili KWT Lestari, Rasna menyampaikan rasa terimakasih kepada dosen Unsulbar yang telah melaksanakan kegiatan tersebut di wilayahnya.